Anak Tiri Diduga Habisi Nyawa Ibu di Binong, Positif Konsumsi Narkoba
TANGERANG, WARTAXPRESS.com — Kasus pembunuhan tragis yang menimpa seorang perempuan berinisial W (46) di Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, mulai menemui titik terang. Polisi mengungkap bahwa terduga pelaku yang merupakan anak tiri korban, positif mengonsumsi narkotika.
Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan, menjelaskan bahwa hasil tersebut diketahui setelah pihak kepolisian melakukan tes urine terhadap pelaku usai penangkapan.
“Dari hasil pemeriksaan, tersangka terbukti mengandung zat metamfetamin, amfetamin, dan benzodiazepam,” ungkap Wira, Sabtu (18/4/2026).
Berawal dari Laporan Warga
Kasus ini terungkap setelah adanya laporan warga melalui layanan darurat 110 pada Jumat malam (17/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Warga melaporkan penemuan jenazah seorang perempuan di sebuah rumah kontrakan.
Mendapat laporan tersebut, petugas dari Polres Tangerang Selatan bersama Polsek Curug langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan luka-luka dan berlumuran darah. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSU Tangerang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pelaku Sempat Kabur
Dari hasil penyelidikan awal, polisi mengarah pada anak tiri korban sebagai pelaku utama. Usai kejadian, pelaku sempat melarikan diri.
“Pelaku berhasil kami identifikasi sebagai anak tiri korban yang diduga kuat melakukan pembunuhan,” jelas Wira.
Tak butuh waktu lama, kurang dari 10 jam setelah kejadian, pelaku berhasil ditangkap di wilayah Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Saat diamankan, pelaku diduga tengah berusaha kabur sambil membawa kendaraan dan barang milik korban.
Motif Masih Didalami
Saat ini, pelaku telah diamankan di Polres Tangerang Selatan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami motif di balik aksi keji tersebut, termasuk kemungkinan pengaruh narkotika terhadap tindakan pelaku.
Kasus ini pun menambah daftar panjang kejahatan yang diduga dipicu oleh penyalahgunaan narkoba.

Tinggalkan Balasan