Komisi XII DPR RI Minta Aparat Tindak Tegas Penyelewengan BBM
JAKARTA, WARTAXPRESS.com – Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mengimbau masyarakat agar menggunakan BBM secara bijak dan tepat sasaran, guna menjaga stabilitas pasokan nasional di tengah dinamika global. Menurutnya, dalam situasi geopolitik global yang tidak menentu, dibutuhkan peran serta seluruh pihak untuk menjaga ketahanan energi nasional.
“Kami berharap ada kesadaran bersama ditengah kondisi global seperti sekarang, ketahanan energi menjadi sangat penting dan harus dijaga bersama,” katanya di Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Legislator Fraksi Partai Golkar tersebut menjelaskan, laporan dari Dirjen Migas menunjukkan kondisi sektor hilir dan hulu migas secara umum dalam situasi terjamin baik. Dari sisi hulu, SKK Migas melaporkan lifting migas masih sesuai target dalam APBN dan tidak mengalami kendala berarti.
“Secara umum semua terkondisi dengan baik, pasokan BBM pun aman dan terkendali, termasuk capaian lifting yang tetap sesuai target,” ujarnya.
Dari sisi pengawasan distribusi, Bambang mengatakan, bahwa BPH Migas memastikan penyaluran BBM berjalan aman dan terkendali. Pengawasan juga dilakukan secara ketat, termasuk melibatkan aparat penegak hukum untuk mencegah penyalahgunaan. Untuk itu, Bambang menekankan pentingnya penindakan tegas terhadap praktik penyelewengan BBM.
“Komisi XII menyoroti perlunya pemberian sanksi berat, termasuk dalam kategori tindak pidana korupsi dengan tujuan guna menimbulkan efek jera,” tegasnya.
Sementara itu dari sisi distribusi dan pasokan, Bambang mengungkapkan, PT Pertamina Patra Niaga melaporkan proses pengadaan serta penyaluran BBM dan LPG berjalan lancar. Tak hanya itu, langkah mitigasi telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan global, termasuk jika terjadi hambatan dari jalur strategis seperti Selat Hormuz.
“Mitigasi sudah disiapkan, sehingga suplai minyak mentah maupun BBM tetap aman dan tidak terganggu,” ungkapnya. (Red)

Tinggalkan Balasan