Tragis! Dua Pelajar Tewas Tabrak Tiang Listrik Saat Dikejar Gerombolan Bersenjata Tajam di Alam Sutera

Aksi kejar-kejaran berdarah antar-pelajar pecah di kawasan Alam Sutera, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.

WARTAXPRESS.com — Dua pelajar tewas tergeletak bersimbah darah di wilayah Jalur Sutera Utama, Alam Sutera, Serpong Utara, Tangerang Selatan, tepatnya di depan Sekolah Santa Laurensia.

Kedua orang pelajar yang berinisial WK dan AAI tewas seketika setelah sepeda motor yang mereka kendarai menabrak pembatas jalan dan menghantam tiang listrik akibat panik diduga dikejar sekelompok remaja bersenjata tajam.

Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB ini sontak menggegerkan warga sekitar.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo membenarkan adanya insiden maut tersebut dan menyatakan pihaknya masih mendalami kaitan langsung antara aksi pengejaran dengan kecelakaan yang merenggut nyawa korban.

“Akibat kejadian tersebut, dua pelajar berinisial WK dan AAI meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, seorang pelajar lainnya dilaporkan berhasil menyelamatkan diri ke pos keamanan Alam Sutera,” ujar AKBP Boy saat dikonfirmasi, Sabtu 10 Oktober 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian, insiden bermula saat korban bersama rekan-rekannya melintas menggunakan sepeda motor usai menonton pertandingan futsal di kawasan SPBU Pertamina Alam Sutera.

Secara bersamaan, datang kelompok pelajar lain yang diduga berasal dari SMK Yadika 4 Ciledug dari arah Graha Raya. Kelompok tersebut diduga membawa senjata tajam untuk menyerang.

Merasa terancam, korban dan rekan-rekannya tancap gas berupaya menyelamatkan diri menuju Sport Center Alam Sutera. Nahas, laju kendaraan Honda Scoopy merah yang ditumpangi (WK) dan (AAI) terus diburu hingga ke Jalan Sutera Utama, tepatnya di seberang pintu masuk Sekolah Laurensia.

Panik lantaran terus dikejar, sepeda motor korban hilang kendali, menabrak pembatas jalan, dan berujung membentur tiang listrik di pinggir jalan dengan keras.

Tim Inafis Polres Tangsel bersama Polsek Serpong yang mendatangi lokasi langsung melakukan olah TKP dan membawa jenazah korban ke RSUD Kabupaten Tangerang.

“Hasil pemeriksaan luar kami memastikan tidak ada luka sabetan senjata tajam pada tubuh korban, melainkan luka memar dan lecet parah akibat benturan benda keras,”ungkapnya.

Bergerak cepat, Unit Reskrim Polsek Serpong langsung memburu para pelaku. Hasilnya, tiga orang pelajar SMK Yadika 4 Ciledug berinisial WHY, MSK, dan RV berhasil diamankan. Satu pelaku ditangkap di lokasi kejadian, sementara dua lainnya dicokok di kediaman masing-masing.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti mematikan berupa satu bilah celurit besar berwarna merah, satu bilah arit, satu bilah golok, serta satu unit sepeda motor.

Saat ini, kasus kepemilikan senjata tajam ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Serpong, sementara penanganan kecelakaan lalu lintas ditangani oleh Satlantas Polres Tangsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup