Manfaatkan Musim Kemarau, Pemkot Tangerang Normalisasi Tandon Air di Pondok Pucung Hadapi Musim Hujan
KOTA TANGERANG, WARTAXPRESS.com Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menggencarkan berbagai upaya pengendalian banjir.
Salah satunya dengan melakukan normalisasi berupa pengerukan sedimen lumpur pada tandon air yang terletak di kawasan Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum (Fasos Fasum) Perumahan Graha Karang Tengah 1, RW 03, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kamis (17/09/26).
Langkah pengerukan ini memanfaatkan momentum musim kemarau agar saat musim penghujan tiba, tandon dapat berfungsi optimal menampung debit air dan mencegah luapan ke permukiman warga.
Lurah Pondok Pucung, Dinda Kemala Puspadiwati, mengatakan proyek normalisasi ini dilakukan guna merespons serta menindaklanjuti aspirasi dari warga setempat yang kerap terdampak genangan air saat hujan deras.
“Sekarang sedang dilaksanakan normalisasi tandon di Kelurahan Pondok Pucung, RW 03, Kecamatan Karang Tengah. Ini merupakan salah satu upaya Pemkot Tangerang dalam pengendalian banjir dan ini juga permintaan dari masyarakat sekitar,” ujar Dinda Kemala Puspadiwati saat ditemui di lokasi pengerjaan.
Dinda menjelaskan, kegiatan ini merupakan kali pertama normalisasi tandon dilakukan di wilayah Kelurahan Pondok Pucung. Tandon seluas kurang lebih 90 meter persegi tersebut mengalami pendangkalan akibat penumpukan sedimen lumpur selama bertahun-tahun.
Dalam pengerjaan ini, Dinas PUPR Kota Tangerang mengerahkan satu unit alat berat untuk mengeruk lumpur dengan kedalaman berkisar antara 50 hingga 150 sentimeter (1,5 meter).
“Ini merupakan kegiatan pertama kali normalisasi tandon di Kelurahan Pondok Pucung. Jadi menjadi harapan ke depan supaya tidak terjadi lagi banjir di RW 03 ini, khususnya di Perumahan Graha Karang Tengah,” kata Dinda.
Proses pengerukan sedimen lumpur ini diperkirakan memakan waktu hingga satu pekan ke depan. “Rencananya kegiatan normalisasi ini akan dikeruk sedalam 1,5 meter dengan luas tandon kurang lebihnya 90 meter,” tambahnya.
Melalui momentum ini, Pemkot Tangerang mengimbau dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan musim kemarau dengan bergotong royong membersihkan saluran air serta lingkungan sekitar dari tumpukan sampah dan sedimen lumpur. Langkah proaktif warga dinilai sangat krusial agar seluruh drainase dapat berfungsi maksimal saat memasuki musim penghujan mendatang.

Tinggalkan Balasan