Hendak Kirim Motor Curian ke Lampung, Pelaku Disergap Polisi di Pasar Kemis
WARTAXPRESS.com — Gerak cepat Unit Reskrim Polsek Jatiuwung menggagalkan pengiriman satu unit sepeda motor hasil pencurian yang hendak dikirim ke Lampung. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap seorang tersangka berinisial A yang diduga berperan sebagai pengirim kendaraan curian.
Penyergapan dilakukan tim operasional Unit Reskrim Polsek Jatiuwung di wilayah Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (23/8/2026). Saat diamankan, tersangka diketahui membawa sepeda motor yang dilaporkan hilang oleh pemiliknya.
Dalam proses penangkapan, tersangka sempat berupaya melarikan diri dari ruang kemudi kendaraan bak terbuka yang digunakan untuk membawa motor. Polisi kemudian memberikan satu kali tembakan peringatan ke udara.
Kasus ini bermula saat korban kehilangan sepeda motornya di kawasan Jatake, Kota Tangerang. Saat itu, korban tengah beristirahat dan membeli es kelapa di sebuah warung di Jalan Gatot Subroto.
“Korban sedang istirahat minum es kelapa di warung es kelapa. Kemudian selang lima menit didapati kendaraannya tidak terlihat lagi,” kata Kapolsek Jatiuwung Kompol Kresna Ajie Perkasa.
Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jatiuwung. Polisi melakukan penyelidikan, termasuk menelusuri keberadaan sepeda motor menggunakan perangkat pelacak yang terpasang pada kendaraan.
Dari hasil pelacakan tersebut, polisi mendapatkan petunjuk lokasi kendaraan hingga akhirnya melakukan penyergapan di kawasan Pasar Kemis.
“Setelah kami cek dan kami lidik, alhamdulillah kami berhasil menangkap satu pelaku yaitu di daerah Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, berikut dengan satu kendaraan bermotor dan juga satu orang pelaku,” ujar Kresna.
Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka A mengaku sepeda motor tersebut hendak dikirim ke wilayah Lampung.
Polisi kini masih mendalami keterangan tersangka untuk mengungkap pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor tersebut.
Tersangka A telah diamankan di Mapolsek Jatiuwung untuk menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik juga masih melakukan pengembangan guna memburu pelaku lain yang diduga berada di balik aksi pencurian tersebut.
Polisi memastikan pengembangan kasus terus dilakukan untuk mengungkap komplotan curanmor yang diduga telah meresahkan masyarakat, sekaligus menelusuri kemungkinan adanya kendaraan hasil kejahatan lainnya yang telah dikirim ke luar daerah.

Tinggalkan Balasan