Krisis Air Bersih, Pelayanan Kesehatan Puskesmas Panongan Terganggu

F-H F-H
Puskesmas Panongan, Kabupaten Tangerang

WARTAXPRESS.com- Kekeringan yang melanda wilayah Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, mulai berdampak pada fasilitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Panongan.

Terbatasnya ketersediaan air membuat operasional puskesmas harus disesuaikan. Sejumlah kebutuhan, mulai dari kebersihan hingga pelayanan medis hanya bergantung pada pasokan air yang semakin menipis.

Pegawai Tata Usaha Puskesmas Panongan Jainal Abidin mengatakan, wilayah tempat puskesmas berada memang memiliki keterbatasan sumber air sehingga selama ini hanya mengandalkan sumur.

“Lingkungan Ciapus ini emang zonanya tidak ada sumber, dikit gitu. Selama ini kita mengandalkan sumber air yang ada di sumur doang,” ujar Jainal, dikutip dari CNN Indonesia, Kamis 23 Juli 2026.

Menurutnya, kebutuhan air bersih menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas pelayanan kesehatan sehari-hari.

Kondisi tersebut memaksa pihak puskesmas melakukan penghematan agar layanan kepada masyarakat tetap dapat berjalan.

“Untuk melayani pasien, kunjungan pasien, dan air-air air kebersihan kan sangat digunakan untuk pelayanan kesehatan, terutama nanti untuk bersalin dan lain sebagainya,” jelasnya.

Setiap harinya, Puskesmas Panongan membutuhkan sekitar 7.000 liter air untuk mendukung seluruh kegiatan operasional.

Untuk mengatasi krisis tersebut, pihak puskesmas mengajukan bantuan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang.

Pada Rabu, PMI menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 10.000 liter yang dikirim dalam dua tahap. Distribusi tersebut dilakukan berdasarkan permohonan dari pihak puskesmas.

Petugas PMI Kabupaten Tangerang Chandra Sutikno mengatakan, proses pengiriman dimulai sejak pagi hari agar kebutuhan air bersih dapat segera terpenuhi.

“Kita distribusi hari ini dua kali pengisian itu 10.000 liter air, sesuai permintaan dari pihak Puskesmas. Kita siap mulai start pengisian itu dari pagi. Dari jam 8, mungkin sampai lokasi kita usahakan jam 9 udah sampai lokasi pendistribusian,” ujar Chandra.

PMI Kabupaten Tangerang memastikan siap membantu penyaluran air bersih apabila ada permintaan lanjutan, baik dari fasilitas kesehatan maupun kawasan permukiman yang terdampak kekeringan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup