Pilar Pastikan Korban Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel Ditangani Maksimal, Biaya Pengobatan Dikawal Pemkot
WARTAXPRESS.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memastikan penanganan medis dan pembiayaan pengobatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis mendapat perhatian serius.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegaskan pihaknya akan mengawal proses perawatan hingga para korban pulih, termasuk membantu memastikan biaya pengobatan tidak membebani keluarga.
Komitmen tersebut disampaikan Pilar saat menjenguk para korban yang dirawat di RSU Kota Tangerang Selatan, Kamis malam (15/10/2026).
Dalam kunjungan itu, ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus memastikan setiap pasien memperoleh penanganan sesuai kondisi medis masing-masing.
“Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengucapkan turut bela sungkawa atas kejadian yang terjadi semalam satu ruko meledak, dan mengakibatkan dua warga meninggal dunia dan lainnya mengalami luka-luka bahkan sampai luka berat,” ujar Pilar.
Salah satu perhatian utama Pemkot Tangsel adalah korban yang mengalami luka bakar hingga 82 persen. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan medis khusus dan fasilitas kesehatan yang memadai.
Melalui Dinas Kesehatan dan RSU Kota Tangsel, Pemkot tengah mengupayakan rujukan pasien ke rumah sakit yang memiliki fasilitas penanganan luka bakar berat.
Sejumlah rumah sakit yang menjadi pertimbangan rujukan di antaranya RSUP Fatmawati, RSPAD Gatot Soebroto, dan RS Pertamina. Namun, proses pemindahan pasien masih menunggu kepastian kesiapan rumah sakit tujuan agar penanganan dapat dilakukan secara optimal.
“Kami sedang menunggu (kepastian rujukan), mudah-mudahan segera mungkin (dipindahkan), apabila di sana memungkinkan kita segera mengirim pasien ke sana untuk dilakukan penindakan,” jelasnya.
Pilar mengatakan, korban dengan luka ringan diharapkan dapat segera pulang setelah dinyatakan cukup sehat oleh tim medis. Sementara itu, korban dengan luka berat membutuhkan penanganan lanjutan, termasuk kemungkinan tindakan bedah plastik sesuai hasil pemeriksaan dokter.
Selain memastikan penanganan medis berjalan maksimal, Pemkot Tangsel juga berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk mengupayakan pembiayaan perawatan melalui skema jaminan kesehatan yang tersedia.
Korban yang menjalani perawatan di RSU Kota Tangsel maupun RS Sari Asih akan didampingi dalam pemanfaatan jaminan kesehatan yang dimiliki, termasuk BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, sesuai status kepesertaan serta ketentuan yang berlaku.
Langkah ini dilakukan agar para korban dapat fokus menjalani pemulihan tanpa harus terbebani persoalan biaya pengobatan.
“Kami dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengawal korban yang sekarang sedang dirawat supaya bisa sembuh segera ditangani untuk pulih dan kita mengawal supaya semua korban luka ini bisa ditangani secara maksimal, gratis agar tidak membebani biaya bagi keluarga,” kata Pilar.
Pemkot Tangsel memastikan koordinasi dengan rumah sakit akan terus dilakukan untuk memantau perkembangan kondisi seluruh korban. Upaya rujukan bagi pasien yang membutuhkan perawatan lanjutan juga akan terus dikawal sesuai kebutuhan medis.
Pemerintah berharap seluruh korban luka dapat memperoleh penanganan yang tepat dan segera pulih. Di sisi lain, pendampingan terkait jaminan kesehatan diharapkan dapat membantu keluarga korban melewati masa sulit setelah insiden ledakan yang menelan korban jiwa tersebut.
Pemkot Tangsel menegaskan, keselamatan dan pemulihan para korban menjadi prioritas dalam penanganan pascakejadian ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis.

Tinggalkan Balasan