Timnas Indonesia akhiri penantian 35 tahun dengan gelar FIFA ASEAN Cup 2026
WARTAXPRESS.com — Timnas Indonesia mengakhiri penantian selama 35 tahun untuk kembali meraih gelar juara setelah menaklukkan Thailand melalui adu penalti pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin 5/10/2026. malam.
Indonesia memastikan gelar juara setelah pertandingan berakhir imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu. Skuad Garuda kemudian memenangkan adu penalti dengan skor 4-2.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi sepak bola Indonesia karena gelar terakhir tim nasional senior diraih pada SEA Games 1991 di bawah asuhan pelatih Anatoli Polosin.
Pada final SEA Games 1991, Indonesia juga harus menentukan juara melalui adu penalti setelah bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia selama waktu pertandingan.
Kini, 35 tahun berselang, generasi berbeda kembali membawa Indonesia meraih gelar melalui drama adu penalti.
Pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung ketat. Thailand sempat unggul dalam pertandingan, tetapi Indonesia mampu menjaga peluang hingga pertandingan memasuki babak tambahan.
Elkan Baggott kemudian mencetak gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan rangkaian serangan yang dibangun skuad Garuda. Dalam proses terciptanya gol tersebut, Egy Maulana Vikri dan Rizky Ridho turut berperan.
Kedudukan 2-2 bertahan hingga berakhirnya perpanjangan waktu sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Pada babak tersebut, penjaga gawang Emil Audero menjadi salah satu pemain penting bagi Indonesia. Ia berhasil menggagalkan tendangan penalti keempat Thailand.
Penyelamatan tersebut membantu Indonesia mengamankan kemenangan 4-2 melalui adu penalti sekaligus memastikan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi milik Merah Putih.
Mengulang cerita 35 tahun lalu
Kesuksesan Indonesia pada 2026 memiliki kemiripan dengan perjalanan tim nasional pada 1991. Saat itu, Indonesia diperkuat sejumlah pemain seperti Robby Darwis, Aji Santoso, Widodo Cahyono Putro, dan Rochy Putiray.
Jika pada 1991 Indonesia mengalahkan Malaysia melalui adu penalti, kali ini skuad Garuda kembali melewati situasi serupa untuk mengakhiri penantian panjang.
Perbedaan generasi tidak mengubah cerita mengenai bagaimana Indonesia harus melewati tekanan hingga penentuan terakhir untuk memastikan gelar juara.
Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus memberikan momentum baru bagi Timnas Indonesia dalam menghadapi agenda internasional berikutnya.
Keberhasilan Indonesia meraih gelar juara disambut perayaan masyarakat di berbagai daerah.
Sejumlah pendukung membawa bendera Merah Putih dan berkumpul di sejumlah kawasan setelah pertandingan berakhir. Di Jakarta, perayaan kemenangan juga terlihat di kawasan Bundaran Hotel Indonesia.
Antusiasme tersebut menjadi bagian dari perayaan atas keberhasilan Indonesia mengakhiri penantian panjang selama 35 tahun untuk kembali meraih gelar juara bersama tim nasional senior.
Selain meraih trofi, kemenangan atas Thailand juga memberikan tambahan poin bagi Indonesia dalam perhitungan peringkat FIFA.
Indonesia memperoleh tambahan 3,35 poin sehingga mengoleksi 1.166,50 poin setelah menyelesaikan rangkaian pertandingan ASEAN Cup 2026.
Tambahan tersebut menempatkan Indonesia di peringkat ke-117 dunia dalam peringkat FIFA sementara.
Indonesia hanya terpaut 0,15 poin dari Kazakhstan yang berada satu tingkat di atasnya. Sementara itu, jarak Indonesia dengan Tanzania yang menempati posisi ke-115 tercatat 0,32 poin.
Posisi tersebut masih dapat berubah karena hasil pertandingan negara lain turut memengaruhi perhitungan peringkat FIFA.
FIFA dijadwalkan mengumumkan pembaruan peringkat dunia berikutnya pada 7 Oktober 2026.
Bagi Indonesia, gelar FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi penanda berakhirnya penantian 35 tahun sekaligus membuka lembaran baru bagi skuad Garuda untuk melanjutkan perjalanan di pentas internasional.

Tinggalkan Balasan