Populasi Nyamuk Meningkat, BPBD Kota Tangerang Minta Warga Jangan Andalkan Fogging
WARTAXPRESS.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang meminta masyarakat turut melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) selama musim kemarau dengan menjaga kebersihan lingkungan dan membersihkan tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan, kebersihan lingkungan menjadi langkah penting untuk mencegah berbagai dampak yang dapat muncul selama musim kemarau.
“Jangan Fogging. Terpenting adalah bagaimana warga masyarakat kerja bakti dan bersih-bersih. Karena itu pasti akan lebih berpengaruh terhadap kondisi lingkungan,” papar Mahdiar, Rabu, 12 Agustus 2026.
Mahdiar meminta warga memperhatikan kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal masing-masing.
Rumput, semak, sampah, serta material yang menumpuk perlu dibersihkan agar lingkungan tetap terjaga.
Ia juga mendorong kegiatan kerja bakti dilakukan secara bersama-sama sebagai bagian dari upaya pencegahan dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi musim kemarau.
Selain menjaga kebersihan, masyarakat diminta menggunakan air secara bijak. Cuaca panas dan minimnya curah hujan dapat meningkatkan tekanan terhadap ketersediaan air sehingga penggunaan air secara hemat perlu diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
”Kondisi cuaca yang panas dan minim curah hujan dapat meningkatkan tekanan terhadap ketersediaan air, sehingga penggunaan air secara bijak perlu menjadi kebiasaan sehari-hari,” imbaunya.
BPBD Kota Tangerang juga berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) dan stakeholder terkait untuk mengantisipasi berbagai dampak musim kemarau.
Masyarakat diminta mengikuti informasi dan imbauan resmi pemerintah terkait kondisi cuaca serta langkah mitigasi yang perlu dilakukan.
Mahdiar mengingatkan agar upaya pencegahan dilakukan sebelum muncul persoalan.
Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan, melakukan kerja bakti dan memperhatikan kondisi sekitar merupakan langkah yang dapat dilakukan masyarakat bersama-sama.
“Kita berharap warga masyarakat bisa kerja bakti dan bersih-bersih. Kesadaran masyarakat terhadap lingkungan masing-masing sangat penting dalam menghadapi kondisi musim kemarau,” tutup Mahdiar.

Tinggalkan Balasan