WartaXpress

Update Berita Tanpa Ketinggalan

Selasa, 5 Mei 2026

Tiga Lapak Limbah di Jatiuwung Tangerang Ludes Terbakar, Api Dipicu Pembakaran Sampah

Kebakaran hebat melanda tiga lapak limbah di Jalan Dumpit Raya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten, Minggu (3/5/2026).

TANGERANG, WARTAXPRESS.com – Kebakaran hebat melanda tiga lapak limbah di Jalan Dumpit Raya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten, Minggu (3/5/2026). Api dengan cepat membesar dan melahap bangunan serta material mudah terbakar yang berada di lokasi.

Asap hitam terlihat membumbung tinggi dari titik kebakaran. Kobaran api dengan cepat menyambar lapak lain di sekitarnya, dipicu banyaknya bahan seperti kardus dan limbah minyak goreng (jelantah).

Kencangnya tiupan angin memperparah situasi. Dalam waktu singkat, api melahap tiga lapak sekaligus, mulai dari lapak kardus, limbah minyak jelantah, hingga lapak limbah batu marmer.

Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan dalam jumlah besar. Sebanyak sembilan unit mobil damkar dari Kota Tangerang dibantu dua unit dari Kabupaten Tangerang diterjunkan ke lokasi.

Kepala UPT Damkar Kota Tangerang, Kamal, menegaskan pihaknya mengerahkan puluhan personel untuk menjinakkan api.

“Kami mengerahkan sembilan unit damkar, dibantu dua unit dari Kabupaten Tangerang, serta sekitar 55 personel untuk memadamkan kebakaran,” ujar Kamal.

Sementara itu, Kapolsek Jatiuwung, Kompol Rabiin, memastikan ada tiga lapak yang terdampak dalam peristiwa ini.

“Terjadi kebakaran di wilayah Dumpit. Terdapat tiga lapak yang terbakar, yaitu lapak kardus, limbah minyak jelantah, dan limbah batu marmer,” jelasnya.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi. Api kemudian merambat ke tumpukan kardus dan material lain yang mudah terbakar hingga memicu kebakaran besar.

Hingga malam hari, petugas masih melakukan proses pendinginan. Api disebut belum sepenuhnya padam dan masih dalam penanganan.

Belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian ini, sementara kerugian material masih dalam pendataan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup