TANGSEL, WARTAXPRESS.com Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Tangerang Selatan terus melakukan pendalaman materi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Tahun Anggaran 2025.

Pansus melakukan penyisiran mendalam terhadap realisasi detail program kerja yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025. Langkah ini diambil untuk memastikan kesesuaian antara laporan tertulis dengan fakta pelaksanaan di lapangan guna menjamin akuntabilitas kinerja pemerintah daerah.

Wakil Ketua Pansus LKPJ DPRD Kota Tangsel Mustopa M.A mengatakan, Pansus tengah menelaah sejumlah data strategis dalam LKPJ guna memastikan kesesuaian antara perencanaan dan realisasi di lapangan. Menurutnya, target pembangunan baik tahunan maupun lima tahunan harus berjalan selaras dengan visi-misi dari RPJMD agar arah pembangunan daerah lebih terarah dan berkelanjutan

“LKPJ ini seluruh dinas, seluruh hasil-hasil kerja dari pemerintah di tahun 2025 itu yang kita bahas, yang kita lihat. Capaian-capaian, visi-misi dari RPJMD-nya kita minta dan kita lihat dan kita dalami semuanya,” kata Mustopa saat ditemui di kantor DPRD, Rabu (22/4/2026).

Dalam pembahasan tersebut, Pansus juga menyoroti penyerapan anggaran yang belum mencapai target. Kondisi ini dinilai perlu mendapat perhatian serius untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang belum terlaksana.

“Sebagaimana dilaporkan sih cukup baik ya, tapi ada beberapa yang memang belum terlaksana, itu pun ada beberapa kendala. Maka kita juga minta penjelasan terkait tentang anggaran yang tidak terserap itu,” ujarnya.

Ditanya terkait sektor mana yang belum terserap anggarannya, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengaku, hampir seluruh OPD penyerapan anggarannya belum maksimal. Lanjut Mustopa, hal itu dikarenakan adanya kekosongan jabatan di beberapa OPD.

“Hampir semua ada sih, itu rata-rata itu karena memang jabatan yang kosong di beberapa OPD,” pungkasnya.

Mustopa berharap realisasi anggaran tahun 2025 ini menjadi acuan semua mitra kerja agar keterlambatan penyerapan anggarannya tidak terulang di tahun 2026.

“Ya mudah-mudahanlah itu bisa segera direalisasikan dan tidak terulang lagi ditahun 2026,” harapnya. (Red)