Polisi Bubarkan Konvoi Sahur Remaja di Ciledug, Petasan Disita untuk Cegah Tawuran
TANGERANG, WARTAXPRESS.com – Aksi konvoi sahur yang dilakukan sekelompok remaja di wilayah Ciledug, Kota Tangerang, nyaris memicu potensi tawuran pada Jumat (20/3/2026) dini hari. Beruntung, jajaran Polres Metro Tangerang Kota bergerak cepat merespons laporan warga dan langsung mengamankan situasi.
Informasi awal diterima melalui layanan darurat 110, yang melaporkan adanya iring-iringan remaja sambil menyalakan kembang api dan flare di kawasan Underpass Ciledug hingga Jalan H. Mencong.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari Polres Metro Tangerang Kota bersama Polsek Ciledug segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, kegiatan tersebut merupakan konvoi remaja yang bertujuan membangunkan warga untuk sahur.
“Situasi di lokasi saat kami tiba sudah landai. Berdasarkan hasil koordinasi dan penyelidikan, konvoi tersebut dilakukan untuk membangunkan sahur,” ujarnya.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap mengambil langkah antisipatif guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama di bulan suci Ramadan.
Sebelumnya, Polsek Ciledug bersama Tim Presisi telah menggelar patroli cipta kondisi sejak pukul 01.00 WIB hingga 04.30 WIB di sejumlah titik rawan, seperti Cipadu, Larangan, Jalan HOS Cokroaminoto, hingga Jalan Raden Fatah.
Dalam patroli tersebut, petugas mendapati beberapa kelompok remaja yang berkumpul dan berpotensi melakukan konvoi sambil menyalakan petasan di jalan raya maupun area permukiman.
Petugas pun bertindak secara humanis dengan memberikan imbauan dan membubarkan kerumunan remaja agar kembali ke rumah masing-masing. Selain itu, polisi juga menyita sejumlah petasan dan atribut yang dinilai berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Kapolres menegaskan bahwa aktivitas konvoi sahur di jalan raya tetap memiliki risiko tinggi, baik dari sisi keselamatan maupun potensi konflik antar kelompok.
“Kami mengimbau kepada para remaja agar tidak melakukan konvoi di jalan. Selain berbahaya, hal ini juga dapat memicu gesekan dan mengganggu kenyamanan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengajak peran aktif orang tua dan lingkungan untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hingga dini hari selama Ramadan.
“Peran keluarga sangat penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Mari bersama menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” tambahnya.
Hingga pagi hari, situasi di wilayah hukum Polsek Ciledug dilaporkan aman dan kondusif tanpa adanya insiden menonjol.

Tinggalkan Balasan