WartaXpress

Update Berita Tanpa Ketinggalan

Jadwal dan Susunan Acara Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah, Pantau 117 Titik Hilal

Kementerian Agama, Dok Istimewa.

WARTAXPRESS.com– Kementerian Agama (Kemenag) dijadwalkan menggelar Sidang Isbat untuk penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Maret 2026. Sidang ini menjadi agenda untuk menentukan secara resmi awal Hari Raya Idulfitri 2026 di Indonesia.

Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun Instagram resmi Bimas Islam Kementerian Agama.

Dalam pengumuman itu, Kemenag menjelaskan rangkaian acara Sidang Isbat akan berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, Jalan MH Thamrin Nomor 6, Jakarta Pusat.

Berdasarkan susunan agenda yang dibagikan, kegiatan akan diawali pada pukul 16.30 WIB dengan Seminar Posisi Hilal.

Acara ini dapat disaksikan masyarakat secara langsung melalui live streaming di kanal YouTube Bimas Islam TV, TikTok, dan Instagram Bimas Islam.

Selanjutnya, pada pukul 18.45 WIB akan digelar pelaksanaan Sidang Isbat yang bersifat tertutup untuk umum.

Dalam forum ini, pemerintah bersama para ulama, ahli falak, serta berbagai pihak terkait akan membahas hasil pemantauan hilal dari berbagai daerah di Indonesia sebelum menetapkan awal Syawal 1447 Hijriah.

Setelah sidang selesai, Kemenag akan mengumumkan hasil penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah melalui konferensi pers yang dijadwalkan mulai pukul 19.25 WIB.

Konferensi pers ini juga bisa disaksikan secara langsung melalui kanal YouTube Bimas Islam TV dan Kementerian Agama RI, serta TikTok dan Instagram Bimas Islam.

Tak hanya mengumumkan jadwal, Kemenag juga menjelaskan bahwa proses pemantauan hilal tahun ini dilakukan di 117 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua. Hasil rukyatul hilal dari seluruh titik itu nantinya akan menjadi salah satu dasar pembahasan dalam Sidang Isbat.

“Tahun ini, pemantauan dilakukan di 117 titik yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Hasil rukyatul hilal kemudian dibahas dalam Sidang Isbat untuk menetapkan secara resmi Idulfitri 1 Syawal 1447 H,” tulis @bimasislam.

Dari peta sebaran lokasi yang dibagikan Kemenag, jumlah titik pemantauan hilal tersebar di berbagai provinsi.

Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah titik terbanyak, yakni 28 titik. Disusul Sumatera Barat 15 titik, Jawa Tengah 13 titik, Jawa Barat 7 titik, Aceh 6 titik, dan DKI Jakarta 6 titik.

Sementara itu, beberapa wilayah lain juga turut menjadi lokasi pemantauan, di antaranya Banten 1 titik, Lampung 1 titik, Sumatera Selatan 1 titik, Bengkulu 1 titik, Riau 1 titik, Jambi 1 titik, Kepulauan Riau 3 titik, Bangka Belitung 2 titik, Kalimantan Barat 1 titik, Kalimantan Tengah 1 titik, Kalimantan Selatan 1 titik, Kalimantan Timur 1 titik, Kalimantan Utara 1 titik, Sulawesi Barat 3 titik, Sulawesi Selatan 2 titik, Sulawesi Tengah 1 titik, Sulawesi Tenggara 7 titik, Sulawesi Utara 1 titik, Gorontalo 1 titik, Maluku 7 titik, Maluku Utara 1 titik, Bali 1 titik, Nusa Tenggara Barat 1 titik, Nusa Tenggara Timur 1 titik, Papua Barat 2 titik, serta Papua 1 titik.

Berikut jadwal dan susunan acara Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah. 

Pukul 16.30 WIB: Seminar Posisi Hilal

Live streaming di YouTube Bimas Islam TV, TikTok, dan Instagram Bimas Islam

Pukul 18.45 WIB: Pelaksanaan Sidang Isbat

Tertutup untuk umum

Pukul 19.25 WIB: Konferensi Pers Penetapan 1 Syawal 1447 H

Live streaming di YouTube Bimas Islam TV, YouTube Kementerian Agama RI, TikTok, dan Instagram Bimas Islam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup