Pemotor Tewas Tertabrak Kereta di Perlintasan Tanah Tinggi Tangerang
TANGERANG, WARTAXPRESS.com — Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah tertabrak kereta api di perlintasan rel dekat Stasiun Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Rabu 11 Maret 2026, siang.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Korban diketahui berinisial MA (29), warga Teluknaga, Kabupaten Tangerang, yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dan melintasi perlintasan rel dari arah pinggiran Stasiun Tanah Tinggi menuju kawasan Pasar Induk.
Penjaga Jalan Lintasan (PJL) setempat, Sumino, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban diduga melintas dengan melawan arus dan berhenti di tengah rel saat kereta melaju dari arah Tangerang menuju Stasiun Duri.
“Kereta dari Tangerang menuju Duri langsung menghantam korban yang dalam posisi melawan arus dan melewati perlintasan tersebut,” kata Sumino di lokasi kejadian.
Akibat benturan keras, sepeda motor korban terseret sejauh sekitar 20 hingga 25 meter dari titik tabrakan. Korban mengalami luka parah di bagian kepala dan kaki, dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi.
Menurut Sumino, saat kejadian palang pintu perlintasan sebenarnya sudah dalam kondisi tertutup. Namun korban tetap berada di atas rel tanpa memperhatikan kereta yang akan melintas.
“Palang sudah tertutup semua. Dia dari arah sana lurus, lalu berhenti di tengah rel. Tidak melihat kanan-kiri, langsung berhenti saja di situ,” ujarnya.
Warga sekitar juga sempat berteriak memperingatkan korban karena kereta sudah terlihat mendekat. Namun diduga korban tidak menyadari bahaya yang datang.
“Sudah diteriakin sama orang-orang dari sana, tapi mungkin tidak dengar atau tidak sadar. Tadi pagi juga sempat ada kejadian hampir sama sekitar jam 11, hampir tertabrak juga,” tambahnya.
Sementara itu, warga lainnya Supriatna mengatakan korban seorang diri saat melintasi perlintasan tersebut dan diduga berasal dari wilayah Teluknaga.
“Laki-laki, sendirian. Sepertinya orang Teluknaga,” katanya.
Setelah kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang milik korban seperti tas, kartu identitas, serta sepeda motor yang mengalami kerusakan parah.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Polsek Tangerang maupun Satlantas Polres Metro Tangerang Kota masih melakukan penanganan dan belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.


Tinggalkan Balasan