Kemarau 3 Bulan, Warga Sentul Balaraja Kesulitan Air Bersih, Polresta Tangerang Turun Tangan

jajaran Polresta Tangerang menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat Desa Sentul. Minggu 01 Agustus 2026.

WARTAXPRESS.com – Kemarau panjang membuat warga Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi tersebut bahkan telah dirasakan warga selama sekitar tiga bulan.

Menyikapi kondisi itu, jajaran Polresta Tangerang menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat Desa Sentul, Jumat (31/7/2026).

Bantuan tersebut disambut antusias warga. Air bersih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat yang sejumlah sumber airnya mulai mengering akibat kemarau panjang.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.

“Bantuan ini merupakan ikhtiar kami untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat,” kata Indra Waspada.

Menurutnya, kemarau panjang berdampak terhadap ketersediaan air di sejumlah wilayah. Kondisi itu membuat warga kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.

Polresta Tangerang, kata Indra, telah mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah titik yang membutuhkan.

“Kami berkomitmen untuk membantu masyarakat dalam berbagai aspek, termasuk kebutuhan air bersih,” ujarnya.

Indra berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga, terutama masyarakat yang selama beberapa bulan harus menghadapi keterbatasan air bersih.

“Air merupakan salah satu kebutuhan dasar yang sangat krusial,” katanya.

Dia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadapi dampak kemarau dengan saling peduli dan membantu warga yang membutuhkan.

“Kita tentu sama-sama berdoa agar situasi kemarau segera berakhir sehingga masyarakat bisa kembali mendapat air dengan mudah,” ujar Indra.

Polresta Tangerang memastikan penyaluran air bersih akan terus dilakukan di sejumlah titik selama masyarakat masih membutuhkan bantuan.

“Kegiatan ini masih akan kami lakukan apabila masyarakat memang masih membutuhkan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup