Perumdam TKR Kerahkan 10 Mobil Tangki Air Bantu Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin
WARTAXPRESS.com – Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang mengerahkan 10 unit mobil tangki air bersih untuk mendukung proses pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.
Dukungan tersebut diberikan guna memastikan kebutuhan pasokan air bagi petugas pemadam kebakaran tetap terpenuhi selama proses penanganan kebakaran berlangsung.
Direktur Utama Perumdam TKR, Sofyan Sapar, mengatakan pihaknya berkomitmen membantu penanganan keadaan darurat dengan menyediakan armada tangki air serta mempercepat distribusi pasokan air di lokasi kejadian.
“Perumdam TKR berkomitmen mendukung penuh upaya penanganan kebakaran di TPA Jatiwaringin. Kami telah mengerahkan 10 unit mobil tangki air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan air bagi tim pemadam kebakaran selama proses penanganan berlangsung,” kata Sofyan, dikutip di Tangerang, Kamis 09 Juni 2026
Selain mengerahkan mobil tangki, Perumdam TKR juga membuka akses washout (WO) atau titik pengurasan jaringan pipa terdekat. Fasilitas tersebut dimanfaatkan sebagai lokasi pengisian ulang air bagi mobil pemadam sehingga waktu distribusi air ke titik kebakaran menjadi lebih singkat.
Menurut Sofyan, langkah tersebut diharapkan dapat mendukung proses pemadaman sekaligus pendinginan titik api agar berlangsung lebih efektif dan efisien.
“Melalui penyediaan akses washout, kami berharap proses distribusi air untuk kebutuhan pemadaman menjadi lebih lancar sehingga upaya pengendalian kebakaran dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan Perumdam TKR merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan daerah dalam mendukung penanganan bencana dan pelayanan kepada masyarakat.
Perumdam TKR, lanjut Sofyan, akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta instansi terkait lainnya hingga proses penanganan kebakaran di TPA Jatiwaringin selesai.
“Kami siap memberikan dukungan sesuai kapasitas yang dimiliki serta memastikan ketersediaan suplai air di lokasi tetap terpenuhi selama proses penanganan darurat berlangsung. Sinergi antarlembaga menjadi kunci agar penanganan kebakaran dapat dilakukan secara cepat, efektif, dan memberikan perlindungan bagi masyarakat,” katanya.

Tinggalkan Balasan