DLH Kota Tangerang Uji Sampel Air Sungai Cisadane, Warga Diimbau Tidak Konsumsi Ikan Mati
KOTA TANGERANG, WARTAXPRESS.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang mengambil sampel air Sungai Cisadane di sejumlah titik yang terindikasi tercemar limbah kimia cair. Pengambilan sampel ini dilakukan untuk selanjutnya diuji di laboratorium guna mengetahui tingkat dan jenis pencemaran yang terjadi.
Pencemaran tersebut diduga berasal dari dampak kebakaran gudang penyimpanan pestisida di wilayah Kota Tangerang Selatan yang terjadi pada Senin dini hari. Akibat cemaran bahan kimia itu, ribuan ikan di sepanjang aliran Sungai Cisadane ditemukan mati dan mengambang.
Meski demikian, masih ditemukan warga di sepanjang bantaran sungai yang menangkap ikan-ikan mati tersebut. Menyikapi kondisi itu, DLH Kota Tangerang bersama Polres Metro Tangerang Kota melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak mengonsumsi ikan dari Sungai Cisadane hingga hasil uji laboratorium keluar.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) DLH Kota Tangerang, Hendri P Syahputra, mengatakan pengambilan sampel air dilakukan atas arahan Wali Kota Tangerang dan Kepala DLH.
“Pagi ini kami mengambil sampel air di beberapa titik yang menjadi indikasi pencemaran, berdasarkan informasi yang kami terima dari wilayah Tangerang Selatan. Kami juga sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat karena banyak ikan yang mati dan sempat diambil warga,” ujar Hendri, Selasa (10/2/2026).
Menurutnya, uji laboratorium dilakukan untuk mengetahui sumber pencemaran serta parameter apa yang melebihi baku mutu kualitas air. Sampel air akan dibawa ke laboratorium terakreditasi.
“Untuk hasil uji fisika dan kimia air kemungkinan satu hingga dua hari sudah bisa keluar. Namun untuk uji kandungan pestisida, waktunya bisa lebih lama karena perlu pemeriksaan khusus,” jelasnya.
Hendri menegaskan, selama proses pengujian berlangsung, masyarakat diimbau untuk tidak mengonsumsi ikan yang mati di Sungai Cisadane demi menghindari risiko kesehatan.
Selain berdampak pada ekosistem sungai, pencemaran Sungai Cisadane juga berpotensi memengaruhi distribusi air bersih oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), mengingat sungai tersebut menjadi salah satu sumber bahan baku air bersih.
DLH Kota Tangerang memastikan akan menyampaikan hasil uji laboratorium kepada masyarakat serta menindaklanjuti temuan pencemaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan