SBY Menitikkan Air Mata Saat Nobar “Children of Heaven” AHY Sebut Teringat Masa Kecil di Pacitan

Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama AHY.

WARTAXPRESS.com – Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tampak beberapa kali menitikkan air mata saat menghadiri acara nonton bareng (nobar) film Children of Heaven di Jakarta Selatan. Sabtu 20 Juni 2026.

Momen haru tersebut diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang mendampingi SBY selama pemutaran film berlangsung.

Menurut AHY, kisah perjuangan dua anak dari keluarga sederhana dalam film karya sineas Iran itu mengingatkan ayahnya pada masa kecil yang penuh keterbatasan di Pacitan, Jawa Timur.

“Pak SBY beberapa kali meneteskan air mata. Mungkin beliau teringat masa kecilnya yang sederhana, termasuk saat ingin memiliki sepatu untuk berolahraga tetapi kondisi keluarga saat itu belum memungkinkan,” kata AHY sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Partai Demokrat.

Film Children of Heaven mengisahkan kakak beradik, Ali dan Zahra, yang harus bergantian menggunakan satu pasang sepatu agar tetap dapat bersekolah. Cerita tersebut dikenal luas karena mengangkat tema perjuangan hidup, pengorbanan, serta kasih sayang dalam keluarga.

AHY menilai pengalaman hidup yang penuh keterbatasan pada masa kecil turut membentuk karakter disiplin dan ketangguhan SBY hingga mampu menempuh perjalanan panjang dalam karier militer maupun politik.

Acara nobar tersebut diikuti sekitar 212 anak dari enam panti asuhan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan itu juga diharapkan dapat menghadirkan ruang refleksi mengenai nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kuda Biru Project dengan menghadirkan sejumlah tokoh dan peserta dari berbagai kalangan.

Sejumlah peserta menilai pesan yang disampaikan film tersebut tetap relevan dengan kondisi kehidupan masyarakat saat ini, terutama mengenai pentingnya semangat pantang menyerah di tengah keterbatasan.

Momen emosional yang ditunjukkan SBY dalam acara itu pun menarik perhatian publik. Banyak pihak menilai peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa pengalaman hidup sederhana sering kali meninggalkan jejak mendalam dan membentuk nilai-nilai kemanusiaan yang kuat, termasuk pada diri seorang pemimpin bangsa.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup