WartaXpress

Update Berita Tanpa Ketinggalan

Bus Tayo Gratis untuk Pelajar di Kota Tangerang, Ini Jadwal Operasionalnya

Redaksi Redaksi WartaXpress
Benteng dan Bus Tayo, Selasa 10 Maret 2026.

Pemerintah Kota Tangerang (Pemkot) memastikan program layanan Bus Tayo gratis untuk pelajar masih terus diberlakukan.

Melalui program ini, pelajar dapat menaiki Bus Tayo serta angkot Si Benteng tanpa membayar sebagai upaya mendukung mobilitas pelajar sekaligus membantu mengurangi biaya transportasi menuju sekolah.

Layanan Bus Tayo Gratis untuk Pelajar

Direktur PT TNG Muhamad Rijal mengatakan, program tersebut merupakan salah satu program utama Wali Kota Tangerang, Sachrudin.

“Program Bus Tayo dan Si Benteng gratis untuk pelajar masih dan akan terus berlaku,” ujar Rijal, Kamis, 7 Mei 2026.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menggunakan metode pembayaran non tunai, seperti QRis atau e-money saat menaiki layanan Bus Tayo maupun Si Benteng.

Hal ini dilakukan agar memudahkan metode pembayaran masyarakat tanpa harus mengantre, sehingga lebih efisien.

“Masyarakat juga diimbau untuk melakukan pembayaran nontunai saat menggunakan Bus Tayo dan Si Benteng. Tidak melakukan pembayaran secara tunai kepada para sopir,” tambahnya.

Rijal menjelaskan, program tersebut berlaku bagi seluruh pelajar di Kota Tangerang meliputi tingkat SD, SMP, hingga SMA sederajat di Kota Tangerang.

Syaratnya pun cukup mudah, pelajar hanya perlu menunjukkan identitasnya dengan cara wajib mengenakan seragam sekolah saat menggunakan layanan transportasi tersebut.

Jadwal Operasional Bus Tayo Gratis

Program ini beroperasi setiap hari sekolah, yakni Senin hingga Jumat, menyesuaikan jam aktivitas pelajar saat berangkat dan pulang sekolah.

Adapun Pemkot Tangerang telah menentukan jadwal operasional layanan yang dibagi menjadi tiga sesi waktu, yaitu:

  • Pagi hari pukul 05.00 WIB hingga 07.30 WIB
  • Siang hari pukul 12.00 WIB sampai 15.00 WIB
  • Sore hari pukul 16.30 WIB hingga 18.00 WIB

Bus Tayo Gratis membantu Pelajar

Menurut Rijal, program ini menjadi langkah untuk mengurangi kepadatan kendaraan di jalan raya.

Lebih dari itu, program ini juga diharapkan dapat membantu perekonomian orang tua pelajar lantaran tidak perlu mengeluarkan ongkos transportasi.

“Diharapkan mampu mengurangi kemacetan serta mendorong penggunaan transportasi umum di kalangan pelajar sejak dini,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup