Jaga Ramadan Tetap Kondusif, Polresta Tangerang Petakan 29 Titik Rawan Tawuran dan Balap Liar
TANGERANG, WARTAXPRESS.com – Menjelang Ramadan, Polresta Tangerang memetakan sedikitnya 29 titik rawan yang berpotensi menjadi lokasi tawuran, perang sarung, hingga balap liar di wilayah Kabupaten Tangerang.
Kapolresta Tangerang, Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari strategi pengamanan komprehensif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama bulan suci.
“Kami telah melakukan pemetaan kerawanan serta menyiapkan langkah pengamanan secara komprehensif,” ujar Indra Waspada, Jumat (20/2/2025).
18 Titik Rawan Tawuran, 11 Titik Balap Liar
Berdasarkan hasil pemetaan, terdapat 18 titik rawan tawuran atau perang sarung serta 11 titik rawan balap liar yang tersebar di wilayah hukum Polsek Cisoka, Pasar Kemis, Cikupa, Balaraja, Tigaraksa, Panongan, hingga Mauk.
Beberapa lokasi yang kerap dijadikan arena balap liar di antaranya Jalan Baru Pemda depan Kawasan Millennium, Perumahan Taman Adiyasa Solear, serta Jalan Raya Tanjakan Rajeg.
Menurut Indra, patroli akan ditingkatkan terutama pada jam-jam rawan, seperti saat ngabuburit hingga menjelang sahur.
“Kami akan meningkatkan patroli pada jam-jam rawan, khususnya sore hari hingga dini hari. Setiap potensi gangguan akan kami respons cepat,” tegasnya.
Patroli Mobile, Stasioner, hingga Pantau Media Sosial
Pengamanan dilakukan melalui patroli mobile dan stasioner, termasuk razia kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Tak hanya itu, polisi juga memantau aktivitas di media sosial yang kerap digunakan untuk membuat janji tawuran maupun balap liar.
Langkah ini mengedepankan upaya preventif dan preemtif, namun tetap disertai penegakan hukum yang tegas dan terukur.
“Ramadan adalah momentum peningkatan keimanan dan kebersamaan. Karena itu, kami pastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
25 Titik Rawan Macet dan 9 Pusat Keramaian
Selain potensi gangguan keamanan, Polresta Tangerang juga mencatat 25 titik rawan kemacetan, mayoritas berada di simpang, pertigaan, dan perempatan jalan.
Sementara itu, terdapat sedikitnya 9 pusat keramaian saat berbuka puasa, di antaranya kawasan Citra Raya, Puspemkab Tangerang, dan Talaga Bestari.
Untuk mengurai kepadatan, personel akan disiagakan lebih banyak di titik-titik tersebut, terutama menjelang berbuka dan setelah salat tarawih.
Pengamanan pusat keramaian juga dilakukan melalui Patroli Pusaka (Patroli Pusat Keramaian) guna mencegah tindak kriminalitas seperti pencopetan dan curanmor.
Tidak Ada Toleransi Gangguan Kamtibmas
Indra menegaskan, pihaknya tidak akan memberi toleransi terhadap segala bentuk gangguan kamtibmas selama Ramadan. Meski pendekatan humanis tetap dikedepankan, penindakan tegas akan dilakukan jika ditemukan pelanggaran hukum.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar Ramadan di Kabupaten Tangerang berlangsung aman, nyaman, dan penuh keberkahan.

Tinggalkan Balasan