Diduga Penyebab dari Bakar Sampah, Api Lahap Gudang Paralon di Legok 

Dok Istimewa

WARTAXPRESS.com – Kebakaran hebat melanda gudang paralon di Jalan Angsana Lestari II Nomor G2 Blok A2, Desa Legok, Kabupaten Tangerang, Banten. Api diduga berasal dari pembakaran sampah yang tidak terkendali hingga merambat ke area gudang dan menghanguskan tiga petak dapur rumah warga di sekitarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengungkapkan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berkaitan dengan aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan secara tidak bertanggung jawab.

“Untuk dugaan sementara penyebab kejadian, api merambat dari pembakaran sampah yang tidak bertanggung jawab,” ungkap Taufik.

Peristiwa tersebut dilaporkan saksi bernama Oktavia pada Selasa pukul 16.33 WIB. Saat itu, saksi melihat api dengan cepat merambat ke bagian belakang gudang paralon yang berada di dekat PT Mitra Bangun Abadi.

Kobaran api yang terus membesar membuat petugas gabungan harus bekerja keras melakukan pemadaman. Upaya penanganan sempat terkendala sulitnya mendapatkan sumber air yang dekat dengan lokasi kejadian.

Untuk menjinakkan api, sebanyak 18 unit mobil pemadam kebakaran dengan dukungan 88 personel dikerahkan ke lokasi. Petugas berasal dari sejumlah posko pemadam kebakaran dan unsur terkait.

Proses pemadaman berlangsung hingga menjelang subuh. Dampak kebakaran tidak hanya menyasar bangunan gudang, tetapi juga merembet ke permukiman warga hingga menyebabkan tiga petak dapur rumah ikut terbakar.

Terkait identitas warga yang diduga melakukan pembakaran sampah, Taufik menyebut informasi penanganan perkara telah berada di pihak kepolisian.

“Infonya sudah ditangani pihak Polres Tangerang Selatan,” jelasnya.

Meski dugaan awal mengarah pada pembakaran sampah, penyebab pasti kebakaran tetap perlu dipastikan melalui penanganan dan penyelidikan pihak berwenang. Identitas pihak yang bertanggung jawab serta rangkaian kejadian yang memicu api merambat ke gudang juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bahwa pembakaran sampah tanpa pengawasan dapat berujung fatal, terlebih jika dilakukan di dekat bangunan atau material yang mudah terbakar.

Masyarakat diimbau tidak membakar sampah sembarangan dan memastikan sumber api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi. Kelalaian kecil dapat memicu kebakaran besar, mengancam keselamatan warga, serta menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup