Proyek Hutan Bambu Rp1,8 Miliar di Cisoka Belum Rampung, Lokasi Dipenuhi Semak dan Bambu Mengering

F-H F-H
Proyek pembangunan Hutan Bambu Cisoka di Desa Bojong Loa, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, tampak belum rampung dibangun.

WARTAXPRESS.com– Proyek pembangunan Hutan Bambu Cisoka di Desa Bojong Loa, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, belum rampung meski sebelumnya ditargetkan selesai pada pertengahan 2026.

Proyek milik Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tersebut menelan anggaran sekitar Rp1,8 miliar yang bersumber dari APBD.

Dilansir dari Tribunnews, kondisi lokasi proyek tampak belum sepenuhnya tertata. Sebagian bambu yang ditanam terlihat mengering, sementara area tanah dipenuhi semak belukar.

Kolam yang direncanakan menjadi danau mini dengan air mancur juga tampak berwarna hijau dan dipenuhi lumut. Tidak terlihat adanya aktivitas pengerjaan di kawasan tersebut.

Papan informasi proyek yang sebelumnya berada di lokasi pun sudah tidak terlihat. Berdasarkan informasi proyek sebelumnya, pekerjaan itu dikerjakan CV Putra Kosambi Jaya dengan masa pelaksanaan selama 90 hari kalender.

Pembangunan tersebut juga tercatat dalam Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kabupaten Tangerang dengan nama paket Pembangunan Hutan Bambu Cisoka yang diumumkan pada 15 Agustus 2025.

Sebelumnya, Camat Cisoka Sumartono menyebut proyek itu ditargetkan selesai pada pertengahan 2026.

“Kalau melihat jadwal yang dilaksanakan oleh dinas itu kurang lebih hampir triwulan kedua, triwulan kedua dan awal triwulan ketiga selesai. Pertengahan tahun,” ucapnya pada Januari 2026 lalu.

Sementara itu, Arisman Ndraha, seorang tukang cukur yang bekerja tidak jauh dari lokasi proyek, mengaku tidak melihat adanya aktivitas pengerjaan sejak mulai bekerja di kawasan tersebut pada Maret 2026.

“Sejak enam bulan lalu saya di sini, enggak ada satu pun pengerjaan di hutan bambu,” ungkapnya dikutip Senin 31 Agustus 2026.

Menurut Arisman, proyek tersebut seharusnya sudah dapat diselesaikan dan dimanfaatkan masyarakat mengingat nilai anggarannya cukup besar.

Ia berharap pembangunan Hutan Bambu Cisoka dapat segera dilanjutkan dan diselesaikan agar fasilitas tersebut tidak terbengkalai.

“Kalau bisa diselesaikan lah, anggarannya kan besar, sayang kalau ternyata proyeknya mangkrak,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup