271 Warga Kota Tangerang Sudah Kerja di Jepang, Sachrudin Dorong Lulusan SMK Tembus Industri Internasional
WARTAXPRESS.com- Sebanyak 271 tenaga kerja asal Kota Tangerang tercatat berhasil menembus pasar kerja Jepang melalui berbagai program penempatan tenaga kerja luar negeri.
Data tersebut diungkapkan Wali Kota Tangerang Sachrudin saat menghadiri penandatanganan kerja sama penempatan tenaga kerja ke Jepang antara PT Liana Segrus Ltd dan delapan SMK di Tangerang Raya yang berlangsung di LPK Wahana Danau Indah, Karawaci, Rabu, 3 Juni 2026.
Menurut Sachrudin, capaian tersebut menunjukkan meningkatnya daya saing tenaga kerja asal Kota Tangerang di tingkat internasional.
“Ini menjadi bukti bahwa kualitas SDM Kota Tangerang semakin dipercaya dan mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Sachrudin.
Ia menilai kebutuhan tenaga kerja terampil di luar negeri dapat menjadi peluang bagi lulusan sekolah kejuruan maupun peserta pelatihan kerja untuk memperoleh pekerjaan dengan prospek yang lebih luas.
Karena itu, Pemkot Tangerang mendorong sinergi antara sekolah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha agar lulusan memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri global.
“Melalui kolaborasi ini, Pemkot Tangerang berharap semakin banyak lulusan SMK yang mampu mengakses peluang kerja internasional,” katanya.
Sachrudin juga mengapresiasi kerja sama yang dijalin PT Liana Segrus Indonesia dengan delapan SMK di Tangerang Raya.
Menurutnya, kerja sama tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi lulusan sekolah kejuruan yang ingin berkarier di luar negeri.
Di hadapan para siswa dan peserta pelatihan, ia mengingatkan pentingnya meningkatkan keterampilan, disiplin kerja, dan kemampuan berbahasa asing agar mampu bersaing dengan tenaga kerja dari negara lain.
“Tunjukkan bahwa generasi muda Kota Tangerang memiliki kualitas, etos kerja, dan kemampuan yang mampu membanggakan daerah maupun Indonesia di kancah internasional,” pesannya.
Sementara itu, Presiden Direktur PT Liana Segrus Kazuya Yamanouchi menilai kemampuan bahasa Jepang masih menjadi faktor penting dalam proses rekrutmen tenaga kerja Indonesia di Jepang.
“Semakin tinggi kemampuan bahasa Jepang, semakin besar pula peluang karier dan penghasilan yang diperoleh. Selain itu, jangan lupa selalu memberikan kesan terbaik saat wawancara kerja. Senyum yang tulus sering kali menjadi awal dari sebuah kesempatan besar,” ungkap Kazuya yang akrab disapa Mr. Poki San.

Tinggalkan Balasan