WARTAXPRESS.com – Demi menjaga keindahan dan ketertiban kota, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan kembali melakukan aksi bersih-bersih reklame ilegal.

Dalam operasi yang digelar pada Senin, 20 Oktober 2025, petugas berhasil menertibkan 37 alat peraga reklame tanpa izin yang tersebar di kawasan strategis seperti Alam Sutera, Pusdiklatnas, dan Bintaro.

Aksi ini merupakan bagian dari Operasi Penegakan Peraturan Daerah (OPP) yang menargetkan pelanggaran Peraturan Walikota (Perwal) No. 1 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Reklame.

Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah (Gakkumda) Satpol PP Tangsel, Muksin Al-Fachry, menjelaskan bahwa reklame yang ditertibkan berasal dari berbagai instansi dan produk, mulai dari lembaga pendidikan hingga papan iklan komersial. Berikut rincian penertiban:

T-Banner Study Canada (Alam Sutera, Serpong Utara) — 4 unit

Monash University (Alam Sutera, Serpong Utara) — 4 unit

Skill Town (Pusdiklatnas, Serpong Utara) — 12 unit

Cherrywood (Pusdiklatnas, Serpong Utara) — 12 unit

Spanduk Aroma Rokok (melintang di jalan Pusdiklatnas) — 2 unit

Papan merek Botanica Bellisa 4×6 meter (Bintaro, Pondok Aren) — 1 unit

T-Banner JIC (Pondok Aren) — 1 unit

Papan iklan Sinarmas World Academy 4×6 meter (lampu merah Pondok Aren) — 1 unit

“Total ada 37 reklame yang ditertibkan. Selain melanggar izin, reklame-reklame ini juga mengganggu estetika kota,” ujar Muksin, Selasa 21 Oktober 2025.

Muksin menegaskan bahwa selain melanggar izin pemasangan, reklame-reklame tersebut tidak membayar pajak daerah dan dinilai merusak pemandangan kota yang selama ini terus ditata.

“Kami menindak sesuai Perda Ketertiban Umum dan Perda Pajak Daerah. Kami tidak akan segan menurunkan reklame ilegal di mana pun,” tegasnya.

Satpol PP Tangsel memastikan penertiban ini bukan yang terakhir. Tim patroli akan terus menyisir wilayah lain untuk menindak reklame tanpa izin yang masih marak.

“Kami imbau semua pelaku usaha dan lembaga untuk mengurus perizinan reklame secara resmi. Kalau kedapatan melanggar, pasti akan kami tindak tegas,” pungkasnya.

Langkah tegas ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Tangsel dalam menjaga tatanan kota yang rapi, aman, dan nyaman untuk seluruh warganya.