Bupati Tangerang Tinjau Langsung Pemadaman TPA Jatiwaringin, Tekankan Penanganan Jadi Tanggung Jawab Bersama

dok.istemewa, Bupati Tangerang kawal Pemadam Kebakaran yang terjadi di TPA Jatiwaring.

WARTAXPRESS.com – Bupati Tangerang Maesyal Rasyid kembali meninjau langsung proses penanganan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, untuk memastikan upaya pemadaman dan penanganan sisa titik api berjalan optimal.

Saat melakukan peninjauan di lokasi pada Rabu 8 Juni 2026 asap putih masih tampak mengepul dari sejumlah titik di antara tumpukan sampah yang terbakar. Petugas gabungan terus melakukan pemantauan dan pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Dengan mengenakan rompi lapangan dan sepatu bot, Maesyal menyusuri area terdampak bersama jajaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), serta instansi terkait lainnya. Dalam kesempatan itu, ia berdiskusi langsung dengan petugas mengenai perkembangan proses pemadaman dan kebutuhan di lapangan.

Sejak kebakaran terjadi pada Selasa 30 Juli 2026 Maesyal diketahui rutin memantau penanganan di TPA Jatiwaringin. Selain memastikan kesiapan personel dan peralatan, pemerintah daerah juga berupaya memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak akibat insiden tersebut.

Menurut Maesyal, penanganan kebakaran di kawasan TPA memerlukan kerja sama lintas sektor dan komitmen seluruh pihak agar proses pemadaman dapat diselesaikan secara maksimal.

“Kadang saya baru pulang subuh, tidak lama kemudian balik lagi ke sini,” ujar Maesyal saat berada di lokasi, sebagaimana dikutip pada Kamis 09 Juni 2026.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan penanganan kebakaran bukan merupakan hasil kerja individu, melainkan buah kolaborasi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, serta seluruh unsur yang terlibat di lapangan.

“Semuanya tidak pernah berhenti dan jangan pernah mengeluh. Ini sudah menjadi bagian tugas kita bersama antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat. Ini tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Kebakaran TPA Jatiwaringin menjadi perhatian karena menegaskan pentingnya pengelolaan sampah yang lebih baik serta langkah-langkah mitigasi untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Pemerintah bersama petugas gabungan masih terus melakukan pendinginan dan pemantauan hingga seluruh titik panas dinyatakan aman.

Hingga kini, personel gabungan tetap bersiaga di lokasi untuk memastikan sisa bara api benar-benar padam sehingga aktivitas masyarakat di sekitar kawasan dapat kembali berlangsung dengan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup