Sembilan Lapak Barang Bekas di Jalan Perancis Benda Dilalap Si Jago Merah
TANGERANG, WARTAXPRESS.com – Sebanyak sembilan lapak barang bekas di Jalan Perancis, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, ludes terbakar pada Rabu 25 Febuari 2026, malam. Hingga malam hari, petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Peristiwa kebakaran tersebut diduga bermula saat seorang warga hendak membakar sampah di sekitar lapak. Namun api dengan cepat merembet dan membesar, menghanguskan seluruh bangunan lapak yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar.
Rekaman video warga memperlihatkan kobaran api membumbung tinggi dan menerangi area pasar di sekitarnya. Banyaknya material seperti kain, plastik, dan berbagai barang bekas lainnya diduga membuat api cepat menjalar dan sulit dikendalikan.
Menurut keterangan warga setempat, api pertama kali terlihat dari salah satu lapak ketika seorang warga diduga tengah membakar sampah. Dalam waktu singkat, api merambat ke lapak lain yang berdempetan.
Petugas dari Pemerintah Kota Tangerang yang menerima laporan sekitar pukul 19.00 WIB langsung meluncur ke lokasi kejadian.
Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dan sekitar 45 hingga 50 personel dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Selain itu, dua unit tambahan dari Kabupaten Tangerang turut membantu proses pemadaman.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Andia, mengatakan tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 19.00 WIB terkait kebakaran lapak barang bekas di Jalan Perancis. Informasi sementara, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak terkendali hingga menyebabkan kebakaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, kendala utama dalam proses pemadaman adalah akses jalan menuju lokasi yang cukup padat sehingga menyulitkan mobil pemadam mencapai titik api.
“Kesulitannya tadi akses jalan karena situasi padat, sehingga agak sulit untuk sampai di lokasi. Dampak asap yang timbul juga cukup tebal dan bisa menyebabkan gangguan pernapasan. Kami mengimbau warga untuk tidak mendekat dan menghindari area terdampak,” kata dia.
Hingga malam ini, petugas masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada bara api yang tersisa. Aparat setempat juga masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran.

Tinggalkan Balasan