Kebakaran Hebat Landa Pabrik Pipa di Legok Tangerang, 15 Armada Damkar Dikerahkan
WARTAXPRESS.com – Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik pipa di Jalan Raya Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (13/10/2026) sore. Sebanyak 15 armada pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk menjinakkan api yang terus membesar dan melahap hampir seluruh area pabrik.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, kobaran api terlihat membumbung tinggi disertai asap hitam pekat yang menyelimuti kawasan sekitar. Sejumlah bangunan di area pabrik bahkan tampak ambruk akibat dilalap si jago merah.
Puluhan petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api yang terus berkobar. Namun, upaya pemadaman menghadapi kendala lantaran terbatasnya sumber air di lokasi kejadian.
Komandan Pos Damkar Legok Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Andi Lala, mengatakan laporan kebakaran pertama kali diterima pada pukul 16.33 WIB.
“Situasi saat ini api justru membesar karena kami kesulitan sumber air,” ujar Andi di lokasi.
Andi menjelaskan, sebanyak 15 mobil pemadam kebakaran milik pemerintah maupun swasta telah dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.
Petugas dibagi ke sejumlah titik untuk mengendalikan kobaran api sekaligus mencegah kebakaran merembet ke bangunan lain di sekitar pabrik.
“Untuk pemadaman disebar ke beberapa titik untuk mencegah perambatan ke bangunan sekitar. Total ada 15 armada yang kami kerahkan,” jelasnya.
Sementara itu, kebakaran tersebut turut berdampak pada arus lalu lintas di Jalan Raya Legok. Kepadatan kendaraan terjadi akibat mobilisasi armada damkar, ambulans, serta kendaraan masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.
Sejumlah warga terlihat berinisiatif membantu petugas TNI dan Polri mengatur lalu lintas. Langkah ini dilakukan untuk memperlancar akses kendaraan pemadam kebakaran menuju lokasi dan mendukung proses penanganan kebakaran.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran pabrik pipa tersebut belum dapat dipastikan. Petugas juga belum memperoleh informasi mengenai ada atau tidaknya korban dalam insiden tersebut.
Andi mengatakan pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran lantaran petugas belum dapat memasuki area pabrik yang terbakar.
“Untuk dugaan sementara penyebab kami belum dapat memastikan karena kami masih belum bisa masuk ke lokasi,” ungkap Andi.
Hingga Selasa malam sekitar pukul 19.37 WIB, api masih terlihat berkobar. Petugas pemadam kebakaran terus berupaya mengendalikan api dan mencegah perambatan ke bangunan di sekitar lokasi.
Informasi mengenai penyebab kebakaran maupun kemungkinan adanya korban masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan