Pemprov Banten Siapkan 10 Ribu Kuota Sekolah Gratis untuk Siswa MA Swasta
WARTAXPRESS.com- Program sekolah gratis di Banten bakal diperluas ke jenjang Madrasah Aliyah (MA) swasta mulai tahun ini.
Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan sekitar 10.000 kuota bagi siswa MA swasta yang tersebar di seluruh wilayah Banten. Kuota tersebut diperuntukkan bagi peserta didik kelas 10, 11, dan 12.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Jamaluddin mengatakan, penambahan kuota itu merupakan bagian dari kebijakan Gubernur Banten Andra Soni untuk memperluas akses pendidikan gratis di tingkat menengah atas.
“Pak Gubernur ada kebijakan di tahun 2026 ini untuk menambah program sekolah gratis untuk Madrasah Aliyah. Jadi sudah disampaikan tadi sama beliau, kurang lebih 10.000 kuota untuk semua jenjang,” ujar Jamaluddin, dikutip dari detikcom 5 Juni 2026.
Meski demikian, Pemprov Banten belum menetapkan jumlah maupun daftar MA swasta yang akan masuk dalam program tersebut.
Penentuan sekolah peserta akan dilakukan setelah koordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten yang membawahi madrasah di daerah.
“Dan untuk penentuan sekolah-sekolah tersebut, kita serahkan kepada Kementerian Agama atau Kanwil Kementerian Agama Banten,” katanya.
Pemprov Banten juga menegaskan sekolah yang bergabung dalam program tersebut tidak diperbolehkan lagi memungut biaya pendidikan dari siswa.
Larangan tersebut mencakup uang pangkal, SPP, hingga berbagai biaya administrasi lainnya yang selama ini dibebankan kepada peserta didik.
Menurut Jamaluddin, aturan itu akan diawasi secara ketat sebagaimana pelaksanaan program sekolah gratis yang sebelumnya diterapkan di SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) swasta.
“Saya rasa sama dengan tahun lalu. Jadi ketika bekerja sama dengan Provinsi Banten, sekolah harus menggratiskan biaya. Menggratiskan itu mulai dari uang pangkal, uang SPP, termasuk uang rapor, uang ijazah, hingga biaya semester dan ujian,” tuturnya.
Sebelumnya, Gubernur Banten Andra Soni memastikan program sekolah gratis tetap berlanjut untuk SMA, SMK, dan SKh swasta pada tahun ini.
Selain mempertahankan program yang sudah berjalan, Pemprov Banten juga mulai membuka peluang kerja sama dengan Kementerian Agama untuk memasukkan sekolah berbasis keagamaan, khususnya MA swasta, ke dalam skema pendidikan gratis.

Tinggalkan Balasan