SKK Migas Ungkap Alasan Harga Pertalite Tetap Meski Minyak Dunia Naik

WartaXpress WartaXpress
Harga bahan bakar minyak (BBM) Dok. Istimewa

WARTAXPRESS.com- Masyarakat pengguna BBM subsidi untuk sementara bisa bernapas lega. Pemerintah memastikan harga Pertalite dan Solar subsidi tidak akan mengalami kenaikan meski harga minyak dunia sempat bergejolak akibat konflik di Timur Tengah.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) hingga Mei 2026 masih berada dalam batas yang dinilai aman untuk menjaga harga BBM subsidi tetap stabil.

Menurut Djoko, realisasi ICP sampai Mei 2026 tercatat berada di level 86 dolar Amerika Serikat per barel.

Angka tersebut masih jauh dari batas yang berpotensi memicu penyesuaian harga BBM subsidi.

“Untuk ICP realisasi 2026, sampai dengan bulan Mei US$ 86 per barel. Nah ini yang menyebabkan harga pertalite dan solar subsidi tetap tidak naik sampai akhir tahun karena targetnya dan hanya cukup apabila ICP mencapai US$ 100 per barel,” ujar Djoko dikutip dari detikfinance, Kamis, 4 Juni 2026.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah masih memiliki ruang untuk mempertahankan harga energi di tengah ketidakpastian pasar minyak global.

Saat ini harga Pertalite masih bertahan di Rp10.000 per liter. Sementara Solar subsidi dijual Rp6.800 per liter.

Tidak hanya BBM subsidi, pemerintah juga masih mempertahankan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax yang saat ini berada di level Rp12.300 per liter.

Stabilnya harga BBM menjadi perhatian karena sebelumnya konflik di Timur Tengah sempat memicu kekhawatiran terjadinya lonjakan harga minyak dunia yang berimbas pada beban subsidi energi dalam negeri.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia juga menegaskan pemerintah tidak memiliki rencana menaikkan harga BBM subsidi meskipun harga minyak mentah dunia mengalami kenaikan akibat ketegangan geopolitik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup