Penduduk Kecamatan Kunduran Tembus 69 Ribu Jiwa, Desa Kunduran dan Botoreco Terpadat

Badan Pusat Statistik Kabupaten Blora, Dok.Istemewa.

KUNDURAN, WARTAXPRESS.com — Jumlah penduduk di Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, tercatat mencapai 69.874 jiwa pada tahun 2023. Data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Blora menunjukkan komposisi penduduk yang relatif seimbang, dengan 35.027 laki-laki dan 34.847 perempuan.

Dari total 26 desa/kelurahan yang ada, Desa Kunduran menjadi wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak, yakni mencapai 6.774 jiwa. Disusul oleh Desa Botoreco dengan 6.200 jiwa, serta Kedungwaru yang mencatatkan 4.108 jiwa.

Sementara itu, desa dengan jumlah penduduk paling sedikit adalah Kodokan, yang hanya dihuni oleh 776 jiwa. Disusul oleh Jetak dengan 797 jiwa, serta Cungkup yang memiliki 1.015 jiwa.

Secara umum, distribusi penduduk di Kecamatan Kunduran menunjukkan pola yang cukup merata, meskipun beberapa desa tampak lebih padat dibandingkan lainnya. Desa-desa seperti Buloh (3.700 jiwa), Klokah (3.667 jiwa), dan Tawangrejo (3.516 jiwa) juga termasuk dalam kategori dengan populasi cukup tinggi.

Menariknya, perbandingan jumlah laki-laki dan perempuan di hampir seluruh desa cenderung seimbang. Namun, beberapa desa seperti Bakah dan Sonokidul memiliki jumlah perempuan yang sedikit lebih tinggi dibandingkan laki-laki.

Data ini menjadi gambaran penting bagi perencanaan pembangunan di tingkat kecamatan, terutama dalam penyediaan layanan publik, infrastruktur, dan program kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah daerah diharapkan dapat memanfaatkan data kependudukan ini secara optimal untuk memastikan pemerataan pembangunan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di seluruh wilayah Kecamatan Kunduran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup