Kebakaran Limbah di Jatiuwung Tangerang, Damkar Kerahkan 15 Unit Pemadam
WARTAXPRESS.com – Petugas pemadam kebakaran mengerahkan 15 unit mobil pemadam untuk menangani kebakaran limbah di Jalan Kasir 1, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten.
Proses pemadaman terkendala kerumunan warga dan sulitnya mendapatkan sumber air akibat musim kemarau.
Kepala UPT Periuk Damkar Kota Tangerang, Kamalludin, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 23.35 WIB. Petugas kemudian langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
“Kita menerima berita jam 23.35, langsung kita menerjunkan UPT Periuk dan UPT dan Pos Ngroncong dengan jumlah empat unit,” kata Kamalludin.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, petugas mendapat bantuan dari Mako Damkar, TNI, serta Gajah Tunggal. Dengan tambahan armada dari sejumlah pihak, total ada 15 unit yang dikerahkan ke lokasi.
Kamalludin mengungkapkan, petugas menghadapi sejumlah kendala saat menuju lokasi kebakaran. Salah satunya adalah banyaknya warga yang berkumpul di pintu masuk Jalan Kasir 1 sehingga menghambat akses petugas.

Selain itu, kondisi musim kemarau membuat petugas kesulitan mendapatkan pasokan air untuk proses pemadaman.
“Di musim kemarau ini kita kesulitannya sumber air. Sumber air kita Kali Caplang kosong kering, Tipuk juga kering, arah yang ke kabupaten juga kering,” ujarnya.
Untuk mengatasi kendala tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan pihak terkait guna mencari sumber air alternatif. Kamalludin menyebut pihaknya mendapat izin mengambil air di area belakang Lapangan Tembak.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran limbah tersebut belum diketahui. Kamalludin mengatakan lokasi kebakaran berada di kawasan yang diperuntukkan bagi aktivitas pengolahan atau penampungan limbah.
“Sampai saat ini kita juga belum tahu penyebabnya apa karena kawasan ini adalah kawasan perlimbahan,” tuturnya.
Kamalludin juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama saat musim kemarau. Kondisi cuaca kering berpotensi membuat api mudah membesar dan merambat ke area sekitarnya.
Ia menyinggung kejadian kebakaran di kawasan Manis Jaya yang disebutnya juga berkaitan dengan aktivitas pembakaran. Karena itu, masyarakat diminta lebih waspada dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Tinggalkan Balasan