Tangsel Siapkan Sistem Kendali Lalu Lintas Digital, 5 Titik ATCS Jadi Prioritas
WARTAXPRESS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan memprioritaskan integrasi lima titik Area Traffic Control System (ATCS) untuk mendukung pengembangan Intelligent Transport Tangerang Selatan (ITTS).
Lima titik yang menjadi prioritas meliputi Simpang Muncul, Simpang German Center, Bundaran Alam Sutera, Simpang Gading Serpong, dan Bundaran Ciater Maruga.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan Martha Lena mengatakan, pengembangan ITTS dilakukan melalui optimalisasi ATCS, integrasi kamera CCTV dan jaringan komunikasi, serta penerapan Digital Asset Management System (DAMS).
“Dalam rangka pengembangan Intelligent Transport Tangerang Selatan (ITTS), Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Perhubungan terus mendorong transformasi tata kelola Area Traffic Control System (ATCS) sebagai pilar pengembangan Intelligent Transport System (ITS) guna mewujudkan manajemen lalu lintas yang modern, cerdas, terintegrasi, dan berkelanjutan,” kata Martha dikutip dari TribunTangerang.com, Kamis 15 Oktober 2026.
Sistem DAMS disiapkan untuk membantu pemantauan, pengendalian, serta pemeliharaan perangkat lalu lintas berbasis digital.
Pengaktifan kembali dan integrasi lima titik ATCS tersebut juga menjadi bagian dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang Selatan 2025-2029.
Selain mengintegrasikan perangkat di sejumlah persimpangan, Pemkot Tangsel tengah menyiapkan ruang kendali ITTS sebagai pusat pemantauan dan pengendalian lalu lintas.
Penataan fasilitas ini dikerjakan melalui kolaborasi Dinas Perhubungan dengan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Tangerang Selatan.
Martha menyebut penataan ruang kendali telah memasuki tahap penyelesaian akhir. Fasilitas tersebut nantinya dilengkapi video wall dengan konsep modern dan cerdas.
Adapun pembangunan jaringan komunikasi untuk mendukung sistem tersebut akan ditangani Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan.
“Melalui sinergi dan kolaborasi tersebut, diharapkan terwujud pusat kendali lalu lintas yang lebih representatif dan terintegrasi untuk meningkatkan efektivitas pengendalian lalu lintas, mempercepat penanganan gangguan, mendukung pengambilan keputusan berbasis data, serta meningkatkan kualitas pelayanan transportasi,” ujar Martha.
Meski pengembangan terus berjalan, Pemkot Tangsel belum merinci jadwal operasional penuh ITTS maupun target dampak integrasi ATCS terhadap kondisi lalu lintas di lima titik prioritas tersebut.

Tinggalkan Balasan