Pemerintah Rencanakan Bagi-Bagi HP Gratis untuk Bansos, Syarat Penerima Belum Jelas
WARTAXPRESS.com- Pemerintah berencana membagikan handphone (hp) atau ponsel gratis yang dilengkapi rekening digital untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) langsung kepada masyarakat.
Rencana itu diungkapkan Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, dalam acara Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta Selatan.
Ia menjelaskan, ponsel tersebut akan menjadi sarana untuk mengakses rekening digital tempat dana bantuan pemerintah disalurkan.
“Setiap warga negara akan diberikan ponsel yang dilengkapi rekening digital. Seluruh dana akan tersedia di sana dan dikirimkan ke rekening masing-masing,” kata Hashim dikutip dari CNN Indonesia, Rabu 14 Oktober 2026.
Meski demikian, Hashim belum memerinci mekanisme pembagian perangkat tersebut.
Belum diketahui apakah bantuan HP gratis akan diberikan kepada seluruh penduduk atau hanya kelompok masyarakat tertentu.
Program ini berkaitan dengan rencana pemerintah memperluas akses layanan perbankan bagi masyarakat yang belum memiliki rekening.
Hashim menyebut sekitar 30 persen penduduk Indonesia masih belum terjangkau layanan perbankan.
“Menurut Bank Dunia, dan saya kira pemerintah juga sependapat, 30 persen penduduk kita belum memiliki rekening bank. Mereka berada di luar sektor perbankan,” ujarnya.
Untuk mendukung program tersebut, pemerintah menunjuk Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) guna memfasilitasi pembukaan rekening digital.
Pemerintah juga berencana menghapus biaya pembukaan rekening yang sebelumnya mencapai Rp50 ribu.
Hashim mengatakan, penyaluran bantuan pemerintah nantinya direncanakan beralih dari uang tunai ke transfer langsung melalui rekening digital yang dapat diakses menggunakan ponsel.
“Seluruh bantuan tersebut tidak akan lagi diberikan dalam bentuk uang tunai, tetapi akan dikirimkan oleh Pak Juda dan Kementerian Keuangan secara langsung kepada masyarakat melalui ponsel mereka,” kata Hashim.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menyampaikan, teknis pelaksanaan program rekening digital masih dibahas pemerintah. Program tersebut ditargetkan mulai berjalan pada 2027.
“Tahun ini masih kita bahas. Insya Allah (awal 2027 berjalan programnya),” kata Airlangga di Fairmont Jakarta.
Airlangga juga menjelaskan, rekening digital itu direncanakan terhubung dengan penerbitan kartu tanda penduduk (KTP) dan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan ketentuan penerima HP gratis maupun detail pelaksanaan program penyaluran bansos melalui rekening digital tersebut.

Tinggalkan Balasan