WARTAXPRESS.com – Pemerintah Kecamatan Teluknaga menggelar kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1446 Hijriah sekaligus mempererat jalinan silaturahmi dengan masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung di Masjid Jami Darussalam, Kampung Suka Tani, Desa Tegal Angus, pada Kamis 13 Maret 2025, sore hingga malam hari.
Turut hadir dalam acara ini Camat Teluknaga Zam Zam Manohara, Kepala Desa Tegal Angus Muhamad Jabal Nur.
serta jajaran pejabat dari Pemerintah Kabupaten Tangerang termasuk Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan.
perwakilan dari Kesbangpol, Dinas Perhubungan, RSUD Tigaraksa, Diskominfo, DLHK, BPBD, serta unsur MUI dan Forkopimcam.
Kehadiran para pejabat ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendekatkan diri dengan masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas ibadah, Pemerintah Kabupaten Tangerang menyerahkan bantuan sebesar Rp20 juta kepada Masjid Jami Darussalam untuk kebutuhan sarana dan prasarana masjid.
Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah selama Ramadan.
Camat Teluknaga, Zam Zam Manohara, menyampaikan bahwa kegiatan Tarawih Keliling merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah antara pemerintah dan masyarakat.
“Alhamdulillah, Masjid Jami Darussalam menjadi desa pertama yang kami kunjungi dalam pelaksanaan Tarawih Keliling Ramadan tahun ini. Kami berharap kebersamaan ini semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Zam Zam.
Ia juga menegaskan, bahwa Ramadan adalah momen refleksi dan peningkatan spiritualitas bagi setiap umat Muslim.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jamaah untuk mengisi bulan suci ini dengan amalan yang lebih baik, seperti membaca Al-Qur’an, berzikir, dan memperbanyak ibadah, dan Mendengar Aspirasi Masyarakat Secara Langsung
Selain sebagai ajang silaturahmi, Tarawih Keliling ini menjadi kesempatan bagi pemerintah setempat untuk mendengar langsung keluhan dan aspirasi warga.
“Kami ingin mengetahui kebutuhan dan permasalahan masyarakat di masing-masing desa. Setiap masukan yang disampaikan akan kami catat dan tindak lanjuti sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah,” jelas Zam Zam.
Masih di katakan Zam Zam, kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi sarana efektif bagi pemerintah untuk lebih memahami kondisi di lapangan dan memberikan solusi nyata bagi masyarakat.
Maka dari itu dirinya mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan bulan Ramadan dengan sebaik-baiknya agar memperoleh keberkahan dan menjadi pribadi yang lebih baik.
“Semoga setelah menjalani ibadah Ramadan ini, kita semua menjadi pribadi yang lebih bertakwa dan membawa manfaat bagi sesama,” pungkasnya.